Langsung ke konten utama

Puisi: Tentang Awan

 Awan putih berarak di langit biru

Seperti ballet mereka berlalu seirama

Menari-nari membentuk kemegahan

Seolah mencipta karya seni yang abadi


Awan hitam menggumpal di ufuk timur

Menggambarkan kesedihan dan kegelapan

Namun di baliknya masih ada harapan

Bahwa hujan berakhir, matahari akan kembali bersinar


Awan berarak dengan lembut di senja yang indah

Warnanya memudar saat malam merebah

Namun bintang-bintang bersinar terang

Mengiringiku dalam tidur yang tenang


Awan melayang-layang di angkasa

Kadang dalam bentuk hewan atau wajah

Membuatku terkagum dengan keajaibannya

Seakan dunia ini penuh dengan magi


Awan adalah cermin dari hati langit

Mereka berubah-ubah seperti alur hidup

Puisi senja dan sang surya yang terbit

Oh, awan, kau begitu indah dan penuh misteri


Awan, kau menghiasi langit dengan elegan

Mengajarkan kita untuk menghargai keberagaman

Dalam setiap bentukmu yang unik dan berbeda

Kau mengajakku merenung dalam keheningan yang hening


Hingga akhirnya suatu hari nanti

Aku pun terbang bersama awan di angkasa

Menyaksikan kecantikan dunia dari ketinggian

Dan menemukan keindahan sejati yang abadi.


Jakarta, 15 Juli 2023

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gejala Mata SePeLe Jangan Disepelein: Saat Wisata Kuliner Hampir Gagal karena Mata Kering

Actually untuk saya, berburu kuliner bukan sekadar mencari makanan enak, tetapi juga menjadi cara menikmati suasana kota, mengenal budaya, sekaligus menciptakan kenangan bersama keluarga dan sahabat. Salah satu momen yang paling saya nantikan adalah hunting kuliner yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Apalagi kalau venuenya Instagram able, wuih..perfect banget deh. Sejak pagi saya sudah membuat daftar makanan yang ingin dicicipi. Mulai dari sate, bakso, es tradisional, hingga jajanan viral yang sering saya lihat berseliweran di media sosial. Agar tidak ada momen yang terlewat, saya juga menyiapkan kamera ponsel dengan baterai penuh. Rasanya sayang jika tidak mengabadikan setiap hidangan cantik untuk dibagikan ke blog dan media sosial yang saya miliki. Begitu memasuki area venue, suasananya begitu meriah. Aroma makanan menggoda dari setiap tatanan hidangan membuat saya ingin mencoba semuanya. Saya sibuk mencari spot-spot cantik sambil memotret makanan, merekam video singkat, dan ...

Layar Tiap Hari, Mata Jadi Kering? Yuk, Cegah dengan Insto Dry Eyes

Belum lama saya pernah merasakan kala  mengetik tugas sambil ngelawan kantuk, jam sudah lewat tengah malam. Kursi makin nggak nyaman, playlist lagu favorit terus muter tapi pikiran melayang, dan... mata mulai pedih. Tapi bukan karena sedih, melainkan karena kelamaan liat layar. Saya coba pejam sebentar, berharap lega. Tapi yang ada malah makin perih. Deadline masih belum beres dikerjakan, tapi mata udah minta istirahat duluan. Untuk menghilangkannya nyoba nih main-main dengan scrol hp, ehh  lagi asyik scroll HP tiba-tiba mata terasa perih, gatal, atau kayak ada yang nyangkut? Lagi asik nulis, dokpri.emma   Nah, itu bisa jadi tanda mata lagi kering. Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari seperti terlalu lama menatap layar, kerja di ruangan ber-AC, atau kurang tidur bisa bikin produksi air mata berkurang. Jadi wajar banget kalau mata mulai ‘protes’. Biar nggak makin parah, penting buat kita untuk mengetahui apa aja sih penyebab umumnya dan Waspadai mata sepet, perih dan lela...

Menjaga Bumi di Mulai dari Dapur Kita

Sepiring nasi, sederhana namun berarti. Datang dari ladang hijau lalu melewati tangan-tangan petani, ibu-ibu, bapak hingga koki, menuju meja makan megah. Tapi tak semua perjalanan berakhir di perut manusia, ada kalanya, makanan berakhir di tempat yang gelap dan bau, yaitu tong sampah. Kalau dilihat, makanan terbuang itu  sayang ya. Mengapa makanan yang masih layak harus dibuang? sementara ditempat lain ada begitu banyak perut yang kosong menunggu sedikit kasih. Kevin Gani dan Garda Pangan, Menyelamatkan Bumi Lewat Sepiring Harapan Di tengah hiruk pikuk lalu lalang kota Surabaya yang modern, seorang pemuda bernama Kevin Gani menyalakan harapan baru tentang bagaimana kita memperlakukan makanan. Lulusan Universitas Kristen Petra ini bukan hanya berbicara soal makanan lezat atau gaya hidup sehat, melainkan tentang makanan yang seharusnya tidak terbuang, dan bagaimana “sisa makanan” itu bisa mengubah hidup seseorang. Melalui Garda Pangan, Kevin memimpin sebuah gerakan sosial yang menyat...