Langsung ke konten utama

Kisah sukses Petani Milenial dari Mojokerto

Petani milenial adalah generasi baru petani yang aktif di bidang pertanian dan berusia antara 22 hingga 37 tahun. Mereka mengadopsi teknologi modern dalam praktik pertanian mereka, seperti menggunakan sensor tanah, pembibitan secara otomatis, dan penggunaan aplikasi pertanian. 

Petani milenial tidak hanya terfokus pada produksi pertanian, tetapi juga mengutamakan kualitas dan keberlanjutan lingkungan. Mereka juga lebih terbuka terhadap ide pertanian organik dan alternatif, seperti pertanian vertikal dan hidroponik, sebagai alternatif pertanian konvensional.

Petani milenial biasanya memiliki tujuan jangka panjang yang lebih luas, seperti membangun masyarakat lokal yang lebih baik atau memperbaiki sistem pangan. Mereka mengadopsi strategi bauran dalam mengembangkan praktik pertanian mereka, seperti menggabungkan sumber daya dan pengetahuan untuk menghasilkan hasil yang lebih baik.

Karena kedekatan mereka dengan teknologi dan fokus pada kualitas dan keberlanjutan lingkungan, Petani milenial dianggap sebagai agen perubahan baru dalam industri pertanian dan memberikan harapan untuk masa depan pertanian yang lebih baik.

Emma-Kisah sukses Petani Milenial dari Mojokerto
Image canva by emma 

Tanaman organik adalah tanaman yang ditanam menggunakan metode pertanian organik. Metode ini menghindari penggunaan bahan kimia sintetis seperti pestisida dan pupuk buatan untuk menjaga kesehatan tanaman dan tanahnya.

Dalam metode pertanian organik, pupuk organik yang berasal dari bahan alami seperti kotoran hewan, kompos, dan limbah hijauan digunakan sebagai sumber nutrisi untuk tanaman. Tanaman organik juga lebih diandalkan pada teknik budidaya dan manajemen lingkungan alami seperti penanaman tanaman penutup tanah dan rotasi tanaman untuk mengurangi penggunaan pestisida dan meningkatkan kandungan nutrisi tanah.

Tanaman organik diyakini lebih sehat dan memiliki manfaat gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang ditanam dengan metode pertanian konvensional. Karena tidak terpengaruh oleh bahan kimia sintetis, tanaman organik juga dipercaya memiliki rasa dan aroma yang lebih alami dan lezat.

Tanaman organik adalah pilihan yang baik bagi orang yang mendukung pertanian yang berkelanjutan dan peduli terhadap lingkungan. Selain itu, memilih produk-produk pertanian organik juga dapat membantu mendorong pertanian berkelanjutan dan menjaga kesehatan lingkungan dan kesehatan kita.

Berikut adalah beberapa alasan populer mengapa orang memilih tanaman organik:

1. Kesehatan

Tanaman organik tidak menggunakan bahan kimia sintetis seperti pestisida dan herbisida, sehingga produk akhir yang dihasilkan lebih aman untuk dikonsumsi.

2. Nutrisi

Tanaman organik mengandung lebih banyak nutrisi daripada tanaman yang ditanam dengan metode pertanian konvensional. Hal ini karena tanaman organik tumbuh di tanah yang lebih sehat, lebih kaya nutrisi, dan dengan menggunakan pupuk organik alami.

3. Lingkungan

Pertanian organik meminimalkan penggunaan pestisida dan herbisida berbahaya, sehingga mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

4. Keadilan sosial

Pertanian organik sering kali dikelola oleh petani kecil dan lokal, yang mendapatkan harga yang adil dan mendukung ekonomi lokal.

5. Rasa

Tanaman organik dipercaya memiliki rasa dan aroma yang lebih kaya dan alami karena tidak terkontaminasi dengan penggunaan bahan kimia sintetis.

6. Keberlanjutan

Pertanian organik memilih praktek-praktek yang berkelanjutan, seperti rotasi tanaman dan penggunaan pupuk organik yang kemudian dapat mengurangi dampak perubahan iklim.

Tanaman organik yang menjadi pilihan petani tergantung pada faktor-faktor seperti iklim, kondisi tanah, waktu musim tanam, dan permintaan pasar lokal. Beberapa contoh tanaman organik yang paling umum termasuk:

1. Sayuran: seperti kentang, wortel, tomat, brokoli, kubis, selada, bayam, bawang putih, bawang merah, paprika, timun, dan mentimun

2. Buah-buahan: seperti apel, jeruk, stroberi, anggur, melon, kiwi, dan pisang

3. Tanaman biji-bijian dan legum: seperti beras, jagung, kedelai, kacang polong, dan kacang tanah

4. Tanaman rempah-rempah dan herbal: seperti jahe, kunyit, kemangi, daun mint, dan rosemary

5. Buah-buahan kering: seperti kismis dan buah ara

6. Tanaman berbunga: seperti mawar, lavender, dan calendula

Namun, tidak semua tanaman cocok untuk pertanian organik. Beberapa tanaman yang membutuhkan tingkat penggunaan pestisida yang lebih tinggi dapat sulit untuk dikembangkan secara organik, seperti stroberi atau kacang-kacangan tertentu. Oleh karena itu, untuk menentukan tanaman pilihan yang pas, sebaiknya dilakukan studi yang menyeluruh mengenai jenis tanaman tersebut.

Emma-Kisah sukses Petani Milenial dari Mojokerto
Khasiat baik tanaman organik source by Instagram twelves organic 

Perawatan tanaman organik adalah kunci sukses dalam menghasilkan panen yang sehat dan berkualitas tinggi. Berikut beberapa tips perawatan tanaman organik:

1. Tanah yang sehat

Tanah yang sehat adalah kunci kesuksesan dalam pertanian organik. Lakukan analisis tanah dan gunakan pupuk organik alami untuk meningkatkan nutrisi tanah.

2. Konservasi air

Air adalah sumber daya yang berharga dan terbatas. Pilihlah teknik irigasi yang efisien dan konservatif, seperti drip irrigation atau mulsa terhadap tanah.

3. Pengendalian hama dan penyakit

Menggunakan teknik pengendalian organik untuk melawan hama dan penyakit tanaman, seperti mencocokkan tanaman berbagai jenis yang bisa memberikan benteng dari serangan hama. Gunakan pula pestisida nabati dan neem oil sebagai alternatif pengendalian hama organik.

4. Pupuk organik

Tanaman organik membutuhkan pupuk organik alih-alih pupuk kimia sintetis. Kompos, pupuk kandang, dan kotoran organik lain adalah pilihan yang baik.

5. Perencanaan yang efektif

Merencanakan musim tanam dan mengelola waktu tanam dapat membantu Anda memaksimalkan hasil tanaman organik Anda.

6. Penyiangan dan penjarangan

Menghapus tanaman yang hanya mengambil nutrisi dari tanah dan tidak akan menghasilkan panen. Dengan cara ini, Anda bisa mengalokasikan sumber daya nutrisi terbatas yang ada pada tanaman yang benar-benar akan menghasilkan panen berkualitas tinggi.

7. Perlindungan tanaman

Tanaman dapat disayangi dengan naungan, kain perangkap serangga yang terhisap, serta bentuk proteksi yang cukup.

Dengan perawatan yang tepat, tanaman organik bisa memberikan hasil panen yang bersih dan berkualitas tinggi. Dan, yang lebih penting lagi, Anda dapat terus menjaga lingkungan, dan menikmati hasil yang sehat dari pertanian organik alami.

Emma-Kisah sukses Petani Milenial dari Mojokerto
Tanaman organik source pic by twelves organic

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tanaman organik, antara lain:

1. Memilih Benih Yang Tepat - Pastikan menggunakan benih bersertifikasi organik atau non-toleran terhadap penggunaan pestisida. Hal ini akan memastikan bahwa tanaman Anda tidak akan terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya.

2. Kualitas Tanah - Tanah adalah elemen penting dalam pertanian organik, jadi pastikan bahwa tanah Anda sehat dan kaya nutrisi. Lakukan uji tanah dan gunakan pupuk organik alami untuk menjaga kualitas tanah.

3. Pengendalian Hama Tanaman - Penggunaan bahan kimia sintetis akan merusak kondisi tanah organik. Gunakan bahan pengendalian hama alami, seperti daun neem, bubuk biji anggur, minyak cengkeh, dan lainnya.

4. Pemupukan - Hindari penggunaan pupuk kimia sintetis yang mengandung banyak bahan kimia berbahaya. Gunakanlah pupuk organik alami seperti kompos tanaman, pupuk kandang, dan lain-lain.

5. Irigasi dan Konservasi Air - Pastikan untuk tidak menggunakan alat irigasi yang membuang banyak air dan rajin melakukan pengairan. Gunakan teknik konservasi air seperti drip irrigation, penggunaan air hujan, dan penggunaan mulsa pada tanah.

6. Perawatan Tanaman Secara Teratur - Pastikan untuk merawat tanaman secara teratur, seperti memotong daun yang rusak atau kering, membersihkan gulma, dan lain-lain.

7. Membudidayakan Tanaman Sampingan - Memelihara tanaman sampingan untuk menyediakan inang serangga dan tumbuhan yang menguntungkan. Tanaman sampingan juga dapat menarik fauna seperti kupu-kupu dan lebah yang sangat penting untuk meningkatkan serbuan polinator di area tanaman Anda.

Melakukan pemeriksaan reguler pada tanaman organik sangatlah penting untuk memastikan kesehatan dan produktivitas tanaman Anda. Pemeliharaan yang tepat dan konsisten dapat meminimalkan gangguan hama dan penyakit serta meningkatkan produksi tanaman.

Emma-Kisah sukses Petani Milenial dari Mojokerto
Image Maya Stolastika Boleng source by Instagram Maya Stolastika Boleng 

Berkenalan singkat dengan Maya Stolastika Boleng Si Petani Milenial 

Wanita kelahiran Waiwerang, Flores Timur lulusan Sastra Inggris ini bisa disebut petani milenial. Ketika anak muda lain memilih bekerja di start-up atau PNS, Maya Stolastika Boleng lebih memilih menjadi petani organik. Lewat Twelve’s Organic, Maya mengajak petani beralih ke organik. Pada 2017, Maya menyewa tanah di dusun Claket, Kecamatan Pacet, Mojokerto dan memberikan kursus ekslusif kepada para petani. Tak sekedar memperoleh hasil panen, Maya juga memberi pemahaman para petani soal pertanian organik agar petani lebih mandiri dan bisa mempunyai pasar sendiri.

Profesi sebagai Petani memiliki kebebasan memilih tanaman tanpa terbebani permintaan tengkulak. Twelve’s Organic juga sering mengundang tamu dari luar negeri untuk datang ke kebunnya. Kini Maya memiliki dua kelompok tani yaitu Kelompok Petani Madani yang fokus kepada tanaman sayuran dan Kelompok Petani Swadaya yang fokus menanam raspberry dan blueberry serta pembuatan pupuk organik. Total, Twelve’s Organic sudah memiliki 25 petani sayur dan buah. Mereka sudah memiliki pasar yang jelas yaitu 80 rumah tangga, 2 supermarket serta 2 restoran, wah keren ya.

penutup 

Perawatan tanaman organik tidak hanya menghasilkan produk yang lebih sehat dan berkualitas tinggi, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan kesehatan kita. Sebagai seorang petani organik, kesadaran akan kontribusi kita pada lingkungan dan kesehatan sangat penting. 

Dengan memperhatikan beberapa hal yang telah disebutkan, kita dapat mencapai keberhasilan dalam memelihara tanaman organik dan memperbaiki kualitas pertanian masa depan. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi kepentingan kita dan generasi mendatang.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Layar Tiap Hari, Mata Jadi Kering? Yuk, Cegah dengan Insto Dry Eyes

Belum lama saya pernah merasakan kala  mengetik tugas sambil ngelawan kantuk, jam sudah lewat tengah malam. Kursi makin nggak nyaman, playlist lagu favorit terus muter tapi pikiran melayang, dan... mata mulai pedih. Tapi bukan karena sedih, melainkan karena kelamaan liat layar. Saya coba pejam sebentar, berharap lega. Tapi yang ada malah makin perih. Deadline masih belum beres dikerjakan, tapi mata udah minta istirahat duluan. Untuk menghilangkannya nyoba nih main-main dengan scrol hp, ehh  lagi asyik scroll HP tiba-tiba mata terasa perih, gatal, atau kayak ada yang nyangkut? Lagi asik nulis, dokpri.emma   Nah, itu bisa jadi tanda mata lagi kering. Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari seperti terlalu lama menatap layar, kerja di ruangan ber-AC, atau kurang tidur bisa bikin produksi air mata berkurang. Jadi wajar banget kalau mata mulai ‘protes’. Biar nggak makin parah, penting buat kita untuk mengetahui apa aja sih penyebab umumnya dan Waspadai mata sepet, perih dan lela...

Menjaga Bumi di Mulai dari Dapur Kita

Sepiring nasi, sederhana namun berarti. Datang dari ladang hijau lalu melewati tangan-tangan petani, ibu-ibu, bapak hingga koki, menuju meja makan megah. Tapi tak semua perjalanan berakhir di perut manusia, ada kalanya, makanan berakhir di tempat yang gelap dan bau, yaitu tong sampah. Kalau dilihat, makanan terbuang itu  sayang ya. Mengapa makanan yang masih layak harus dibuang? sementara ditempat lain ada begitu banyak perut yang kosong menunggu sedikit kasih. Kevin Gani dan Garda Pangan, Menyelamatkan Bumi Lewat Sepiring Harapan Di tengah hiruk pikuk lalu lalang kota Surabaya yang modern, seorang pemuda bernama Kevin Gani menyalakan harapan baru tentang bagaimana kita memperlakukan makanan. Lulusan Universitas Kristen Petra ini bukan hanya berbicara soal makanan lezat atau gaya hidup sehat, melainkan tentang makanan yang seharusnya tidak terbuang, dan bagaimana “sisa makanan” itu bisa mengubah hidup seseorang. Melalui Garda Pangan, Kevin memimpin sebuah gerakan sosial yang menyat...

Bersama Aplikasi BRImo Top Up Game Jadi Lebih Cepat dan Praktis

Saya kalau lagi suntuk dan bad mood -nya datang, maka bersenang-senang adalah pilihan terbaik. Mulai dari hangout bareng keluarga, teman-teman maupun healing sendirian. Lho, mana bisa healing sendirian dapat membuat bad mood hilang? jawabannya tentu bisa dong, karena saya memilih untuk main game online ataupun offline. Menurut saya main game bisa bikin suasana hati dan pikiran jadi lebih fresh, walaupun saya lebih senang main game online. Ah iya, siapa nih yang tidak suka bermain game online? banyak ya alasan mengapa game online begitu mengasikan, mulai dari sekadar mengisi waktu luang hingga menjadi hiburan yang utama. Tanpa kita sadari game online sudah menjadi bagian dari mengisi kehidupan harian kita Akan tetapi, ada hal yang kadang bikin kita rusuh yaitu proses top-up! Untungnya, saat ini ada solusi praktis, yaitu pakai aplikasi BRImo dari BRI.  Mengapa memilih top up game dengan BRImo Agar kita tidak kehilangan momen keseruan dalam nge-game online, maka dibutuhkan top-up...